Sunday, 24 April 2016

KARAKTER PENDIDIKAN SEKARANG DAN ZAMAN DULU


silahkan dilihat dulu videonya sebelum membaca...


Rasanya kita tak bosan-bosannya disuguhi berita-berita yang menyesakkan dada mengenai perilaku anak-anak sekolah masa kini, apalagi lagi kalo bukan kenakalan remaja seperti Tayangan VIDEO di atas, yang kian hari makin merajalela bahkan sepertinya sulit untuk dikendalikan. 
Dan inilah fakta bahwa format pendidikan masa sekarang kurang kooperatif ketimbang masa lalu, tidak percaya silahkan anda perhatikan perbedaan yang ada di bawah; 

Anak Didik Zaman Sekarang

  1. kurang menghormati guru bahkan cenderung berani
  2. Ketika diberitahu/dinasehati tidak langsung mendengar bahkan kadang membantah
  3. Kurang perhatian kepada guru, bahkan lebih senang kalau gurunya tidak hadir.
  4. Ketika diperintahkan guru untuk mengerjakan tugas, menggerutu, kalau SD ia meminta tolong kepada orang tua/guru kelasnya
  5. Tidak malu kalau belum mengerjakan tugas
  6. Kalau dihukum/diberitahu  malah menantang, bahkan tidak jarang jika dihukum malah senang.
  7. Menganggap guru sebagai teman, bukan orang tua. bahkan tak jarang ada yang panggil bukan sebagai pak guru misalnya dibeberapa sekolah SMA memanggil dengan gurauan
HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI KEADAAN MURID SEPERTI SEKARANG
  1. Karena arus informasi dan teknologi, sehingga mempengaruhi pemikiran para siswa
  2. Karena keikhlasan guru mulai luntur, guru sekarang seperti jualan ada uang ada barang, coba kita perhatikan guru dulu diberi berapapun ia tetap ikhlas. hal ini mempengaruhi martabat dan kehormatan guru.
  3. Guru lebih takut pada orang tua, terutama pada sekolah-sekolah yang berbiaya mahal, karena disana aka murid adalah nasabah, sebagaimana nasabah dalam Bank, yang harus dihormati dan dilayani
  4. Kurangnya sifat keteladanan pada guru, murid dilarang merokok, guru merokok, murid dilarang mencontek, guru malah memberitahu dll.
  5. Guru takut pada hukum dan peraturan secara berlebihan, sehingga cenderung membiarkan saja ketika siswanya kurang benar. bahkan kadang guru merasa bingung untuk berbuat ketika salah satu siswanya berulangkali melanggar.



Anak Didik Zaman Dulu

  1. Lebih patuh dan hormat kepada guru, bahkan ketika berjalan dan berbicara senantiasa menjaga kesopanannya.
  2. Ketika diberitahu/dinasehati mendengarkannya dengan seksama.
  3. Lebih perhatian kepada guru, jika ada guru yang sakit, langsung berduyun-duyun ke rumah, walau jaraknya jauh, terkadang sampai urunan/iuran untuk membeli oleh-oleh.
  4. Ketika diperintah guru langsung mendengarkan dan bahkan malu kalau ke sekolah sebelum mengerjakan tugas tersebut
  5. Siswa dulu menganggap guru adalah orang tua sehingga sangat menghormatinya, meskipun guru itu kadang keras.
  6. Mengganggap hukuman adalah pelajaran dan konsekwensi dari sebuah kesalahan.
Pada hakikatnya;
Proses pendidikan adalah suatu proses yang berlangsung seumur hidup, dimulai pada saat ia dilahirkan. Hal ini berarti keberhasilan seorang anak terbentuk dari pendidikan yang diterimanya, yakni dari: keluarga, sekolah dan lingkungan atau komunitas di mana anak tersebut tumbuh (dibesarkan). Dan sifatnya adalah jangka panjang dan berkelanjutan. Anak-anak hanya akan tumbuh menjadi pribadi yang matang bila dibesarkan di lingkungan yang berkarakter, sehingga hakekat setiap anak yang dilahirkan suci dapat berkembang secara optimal. Dan karakter yang ini terbentuk dari suatu kebiasaan (habit) yang terus menerus dipraktekkan.
Anak belajar paling banyak dari apa yang dilihat dan didengarnya, oleh sebab itu sangat penting menempatkan anak di lingkungan yang bisa membina dan mendidik anak untuk menjadi seorang manusia yang dewasa, penuh kasih sayang, cerdas, mampu berempati dengan orang lain, jujur, bertanggung jawab dan dapat diandalkan serta berhati nurani. Sekali lagi ini berarti faktor peranan keluarga, pendidikan formal dan informal, dan komunitas sangat menentukan. Pemerintah dalam hal ini bertindak sebagai pihak otoritas hendaknya mengkaji sedalam-dalamnya aspek dari dilaksanakannya program ini, baik yang positif maupun yang negatif.

Semoga bisa bermanfaat bagi sobat semua. silahkan dishare!

Wednesday, 13 April 2016

GAJI KE-14 ATAU THR UNTUK PNS

GAJI KE-14 ATAU THR UNTUK PNS

Kabar gembira bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena dalam waktu dekat Pemerintah bakal segera mengeluarkan gaji ke-14.
Gaji tersebut bakal diberikan menjelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 6-7 Juli 2016. Lantas, siapa saja yang berhak menerima gaji ke-14 tersebut...?

Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Herman Suryatman mengatakan, gaji ke-14 merupakan pengganti kenaikan gaji per tahun yang diberikan pada PNS. Gaji ke-14 tersebut diberikan kepada PNS aktif dan pensiunan.‎

"Gaji ke-14 adalah pengganti kenaikan gaji berkala PNS, rencananya akan diberikan sebelum Lebaran, sebesar gaji pokok. Yang akan menerima PNS dan pensiunan," kata beliau di Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani, ‎memastikan gaji ke-14 akan dibayarkan lebih dulu dibanding gaji ke-13.Namun, dia menambahkan, untuk pensiunan hanya akan menerima gaji ke-14 setengah dari gaji pokok yang diterima. Alasannya, gaji ke-13 diberikan untuk membantu PNS membayar kebutuhan pendidikan keluarga atau anaknya saat memasuki tahun ajaran baru. 

"Gaji ke-13 itu buat sekolah, jadi kemungkinan lebih lambat. Sedangkan gaji ke-14 atau THR diberikan untuk keperluan Lebaran. Jadi pencairan dan pembayarannya lebih dulu dari gaji ke-13," jelas Askolani.

Ketika ditanyakan mengenai pencairan gaji ke-14, apakah di Juli, Askolani belum dapat memastikannya karena harus menunggu aturan."Pokoknya ancang-ancangnya itu (Lebaran). Bulannya saya belum tahu, karena harus lihat aturannya dulu," ujar dia.

Askolani mengemukakan, sebagai pengganti kenaikan gaji PNS/Aparatur Sipil Negara (ASN) 2016 berupa pemberian gaji ke-14, pemerintah sudah menganggarkan dana Rp 6 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.  Sumber : Liputan6



Monday, 11 April 2016

Kisi-kisi Soal Ujian Sekolah PAI SD K13 TP. 2015-2016

Kisi-kisi Soal Ujian Sekolah PAI SD K13 TP. 2015-2016
sebelum terlambat, masih ada waktu..
silahkan bagi yang belum punya Kisi-kisi soal US Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Tahun Pelajaran 2015/2016 Kurikulum 2013.
silahkan di unduh disini.. jangan lupa ditelaah lagi sebagai bahan referensi nanti.







Semoga bermanfaat...
Sumber : pendis.Kementerian Agama RI